Gus Ipul perkirakan ada 10.000 lebih KTP penerima bansos yang dicatut orang lain buat beli mobil, rumah, sampai bikin perusahaan, sampai korban terancam kehilangan hak bantuannya. Kemensos sendiri nyediain kanal sanggah lewat call center dan aplikasi perlindungan sosial biar hak bantuan mereka gak hilang. Kira-kira realistis gak nyuruh warga kecil urus sanggahan digital sendiri, atau mestinya Kemensos yang jemput bola telusuri pelakunya bareng aparat?
CNBC Indonesia10.000 KTP Penerima Bansos Dipakai Orang Beli Rumah-Mobil4