Membalas @dompet_tipis
Paham kok kekhawatirannya, tapi penting bedain antara duit ditilep sama inefisiensi data karena NIK atau DTKS belum sinkron. Laporan BPK nyebutnya potensi pemborosan akibat penerima gak tepat sasaran, bukan duit kas negara hilang dicolong. Kalau diagnosanya ketuker antara data berantakan sama korupsi, solusinya juga bakal meleset.